Siapkan Launching Kampung Pancasila, Kodim 1615/Lotim Gelar Gotong Royong Bersama

PAGILOMBOK.com l Lombok Timur – Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro didampingi Kasdim Mayor Inf Sarbini, SE., melihat langsung penyiapan Kampung Pancasila Desa Danger Kecamatan Masbagik Lombok Timur.

Hari ini, Jumat (24/11) ratusan personel Kodim 1615/Lotim bersama anggota Polsek, Satpol PP dan warga Desa Danger melaksanakan gotong royong pembersihan beberapa lokasi yang akan dijadikan sasaran kunjungan Danrem 162/WB untuk meresmikan Kampung Pancasila pada Minggu depan.

Adapun beberapa lokasi yang dijadikan sasaran gotong royong diantaranya pembongkaran rumah tidak layak huni (RTLH), pembersihan tugu banteng hitam di Masjid Nurul Jihad dan pembersihan jalan dan lokasi pembibitan ikan nila.

Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro mengatakan Kampung Pancasila merupakan program TNI AD untuk memperkuat kerukunan antar warga masyarakat di seluruh Indonesia dengan menunjuk salah satu desa sebagai percontohan di masing-masing Kodim seperti yang kita lakukan hari ini di Desa Danger.

Desa Danger ditetapkan sebagai Kampung Pancasila setelah dilakukan beberapa kali survey dan salah satu pertimbangannya yakni adanya tugu banteng hitam yang merupakan simbol perlawanan masyarakat Masbagik terhadap penjajah Belanda.

Terkait waktu peresmian, Bayu Sigit menyebutkan, sesuai rencana Kampung Pancasila akan diresmikan pada Senin mendatang oleh Danrem 162/WB dengan beberapa rangkaian kegiatan yang sudah disiapkan di Desa Danger.

“In syaa Allah hari Senin depan akan diresmikan oleh Danrem 162/WB, mohon doanya,” harapnya.

Sementara Kepala Desa Danger Kaspul Hadi yang berada di lokasi menyambut baik pencanangan Kampung Pancasila di desa yang dipimpinnya.

Menurutnya, pencanangan Kampung Pancasila oleh Kodim ini luar biasa karena memang sangat diperlukan untuk menguatkan dan melestarikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Kita ketahui bersama, kata Kaspul Hadi, di era modern yang serba digital ini diharapkan nilai-nilai Pancasila jangan sampai luntur dan terkikis oleh perkembangan teknologi seperti masuknya ideologi baru, budaya baru dan sebagainya yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan kita bersama terutama di wilayah Kabupaten Lombok Timur. (ISJ)

Leave a Reply