Dapat Nomor Urut 1 Pertanda Kemenangan Pasangan Pas

Lombok Tengah– Bagi sebagian orang setiap angka punya  makna tersendiri. Terkadang dianggap sebagai pertanda keberuntungan. Tidak terkecuali pada moment politik seperti  pemilihan kepala daerah. 

Hal itulah yang dirasakan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, Ir.Hj.Lale Prayatni-H.Sumum (PAS). 

Kepada wartawan, ketua tim pemenangan PAS, H.Sahnan, mengaku sangat bersyukur memperoleh nomor urut satu  pada pencabutan nomor undi pada Kamis siang tadi. 

Diyakini, nomor urut  pasangan dengan jargon “Menah Tandur” tersebut merupakan isyarat kemenangan yang ditunjukkan oleh Allah SWT. 

Bahkan jika dimaknai lebih dalam, satu merupakan angka sakral. Terlepas dari urusan politik, angka satu sebenarnya bisa mengingatkan kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Yakni yang selalu berserah diri kepada Allah.

Pihaknya  juga meyakini angka satu yang diperoleh saat ini merupakan isyarat dari Allah bahwa pasangan PAS akan keluar sebagai juara 1 tanggal 9 Desember mendatang. 

Saat pencabutan nomor undi,  juga ada beberapa kejadian aneh. Ia menuturkan, pasangan PAS merupakan pasangan calon (Paslon) yang pertama mengisi daftar hadir. Saat pencabutan nomor urut pertama yang dilakukan H.Sumum, diperoleh angka satu. Ajaibnya, angka yang sama juga didapat oleh Lale Prayatni. 

Bahkan jika mengamati perjalanan politik pasangan PAS sebelumnya, keluarnya angka satu merupakan hal yang luar biasa. 

Bayangkan saja, lanjut H.Sahnan, dibanding kandidat lain, pasangan PAS deklarasi dan mendaftar ke KPU paling akhir. Namun di luar dugaan, oleh Allah pasangan PAS diberikan nomor urut paling awal.  

Berbagai keajaiban tersebut menurutnya  bukan sekedar kebetulan, tapi sarat makna yang dalam.  Hal ini juga secara tidak langsung menambah semangat juang tim pemenangan pasangan PAS. 

Nomor urut satu juga akan memudahkan tim pemenangan dalam mensosialisasikan pasangan PAS. Terlebih dari lima paslon nyang berkompetisi di Pilkada Lombok Tengah, masyarakat tidak akan terlalu sulit mengenali dan memilih pasangan PAS. Mengingat hanya Lale Prayatni yang merupakan wakil perempuan. 

 “Aturannya hanya coblos 1 kali yang dianggap sah. Bagi kami pasangan PAS juga mewakili  ibu dan bapak sebagai pengayom dan membawa kesejukan,” jelasnya. 

Untuk itu, tanggal 9 Desember ia mengajak masyarakat memilih pemimpin yang benar-benar PAS di hati dan mampu berbuat maksimal dalam  memberikan kePAStian dan solusi atas berbagai persoalan masyatakat di Gumi Tatas Tuhu Trasna (Tastura). 

Melalui pemilihan yang berangkat dari keyakinan dan niat yang ikhlas pihaknya optimis di bawah kepemimpinan pasangan PAS nanti Lombok Tengah akan lebih baik. 

“Insya Allah sesuai panggilannya Lele Sileng (Srikandi Solusi Lombok Tengah). Kami yakin pasangan ini mampu mengabdikan diri secara totalitas dan penuh tanggungjawab untuk masyarakat,” pungkasnya.

Leave a Reply